admin April 21, 2017 @ 7:11PM

Kekayaan album musik jazz di Indonesia bertambah dengan diluncurkan album karya musisi jazz muda terbaru, Band Equinox. Ini merupakan album kedua yang mereka garap dengan judul “New Equinox” di akhir 2017 lalu. Album yang dituntaskan selama 6 bulan ini bergaya musik straight jazz. Pecinta musik jazz Indonesia kembali dimanjakan dengan lantunan musik jazz baru yang dipersembahkan dalam album ini.



Album-kedua-New-Equinox-cover---STANDARDS

Sekilas tentang Album Perdana STANDARDS

Album pertama dirilis pada 10 Oktober 2016 bertajuk STANDARDS disuguhkan dengan gaya muda yang benar-benar fresh juga mendapat dukungan dan musisi jazz pianis senior, Imam Pras. Persembahan lagu dalam track album perdana ini diantaranya Inner Urge, All The Things You Are, Moment’s Notice, Four on Six, So What, On Green Dolpheen Street, Just Friends, dan Perharps. Albumnya dapat anda miliki di KlabJazz dan Jazzuality stores.

Album Kedua NEW EQUNIOX

Album ini diluncurkan pada konser mereka “The Second Album Live in Concert” pada 24 Februari 2017 lalu, yang digelar di ONE EIGHTY COFFEE MUSIC, sebuah cafe yang sedang hits di Bandung.

Album hasil aransemen para anggota band ini merupakan kolaborasi komposisi antara musik modern jazz, funk, bop dan smooth jazz. Seluruh lagu dalam album kedua merupakan lagu-lagu original garapan para personel. Track dalam album kedua ini diantaranya, Twice a Three, 5 AM Blues, Excalibur , Quadrology, EZ, Nine and Fine, Seraphine, dan The Teenager Blues.

“Album memuat delapan lagu jazz instrumental. Kami membuat komposisi aransemen tujuh lagu secara babarengan, sedangkan satu lagi yang berjudul “The Teenager Blues” merupakan karya dari gitaris jazz senior Indonesia, Agam Hamzah”, demikian penuturan Alman (drummer dan instruktur jazz drum di salah satu sekolah musik di Bandung) ketika dijumpai langsung beberapa waktu lalu di BP Bumi Sangkuriang, Ciumbuleuit, Kota Bandung. (Sumber: Harian Pikiran Rakyat 26 Maret 2017)

New-Equinox-live-in-@amerika

Album ini diperkenalkan kepada seluruh pecinta musik Jazz di Indonesia. Tak hanya itu, guna memperkenalkan album ke khalayak yang lebih luas, termasuk untuk  warga Amerika Serikat yang berada di Indonesia. Kesempatan tersebut terbuka lebar saat New Equinox tampil secara live di @amerika, Pacific Place, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta pada 2 Maret 2017 lalu.

New Equinox Jazz Concert album kedua ini juga telah digelar di No Black Tie Jazz Club, Kuala Lumpur, Malaysia pada 7 – 8 baru-baru lalu. Konser New Equinox featuring Fatima tersebut berhasil memukau dan menghipnotis para penonton dengan lantunan musik jazz yang mereka persembahkan.

New Equinox Live Music Performance on Uncle's Storage Cafe BandungBand Equinox memperkenalkan dan menghantarkan musik mereka yang benar-benar berakar dari tradisi musik jazz. Personel Band Equinox yang beranggotakan 3 musisi jazz muda, Alman Naufal (Drum), Ezra Manuhutu (bass), dan Jason Limanjaya (piano) adalah musisi muda Bandung yang ramah saat dijumpai dalam berbagai kesempatan bahkan saat setiap live performance yang digelar.

“Harapan di album kedua ini dapat menjadikan sebuah CD yang padat apresiasi juga bahan kajian bagi para personel New Equinox. Untuk album ketiga sedang dalam proses, berjudul ‘Jazz Vocal’, yang lagu-lagu original-nya lebih mengarah ke selera publik Indonesia.”, demikian tutur Kanggep Kusuma, musisi jazz senior Bandung, selaku Producer Equinox Band.

Band asal Kota Bandung ini tak hanya sibuk dengan garapan album-albumnya. Band ini juga mengajak para musisi dan fans musik jazz lokal muda untuk belajar bersama membuat musik yang berkualitas melalui kelas master dengan ikon jazz Indonesia. Suguhan hangat musik-musik jazz dapat dinikmati secara terbuka di sejumlah cafe di Kota Bandung dan Jakarta secara live, sehingga para pendengar dan pecinta musik jazz dapat berkolaborasi dengan mereka secara langsung.