Arsitektur Bangunan Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan Bandung




Bagikan Artikel ini:

Sebuah bangunan Masjid megah berdiri kokoh di kawasan Kota Baru Parahyangan Bandung, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Masjid ini berhasil menarik perhatian masyarakat dan para wisatawan mancanegara. Masjid dengan desain unik dan menarik ini diberi nama Masjid Al-Irsyard.

masjid al-irsyad kota parahyangan bandung
Sumber gambar : www.lintas.me

National Frame Building Association telah menobatkan Masjid Al-Irsyad ini sebagai satu-satunya bangunan tempat peribadatan di Asia yang masuk ke dalam 5 besar jajaran “Building of the Year 2010“. Terpilihnya Masjid Al-Irsyad ini ini dilakukat melalui polling di internet, pada situs ArchDaily.com untuk kategori rumah ibadah. Arsitektur bangunan Masji Al-Irsyad ini telah mampu menyisihkan persaingan ketat diantara 15 ribu karya arsitektur yang mencoba masuk ke dalam daftar ArchDaily setiap tahunnya.

Masjid Al-Irsyad ini menjadi sebuah ikon baru di kawasan Kota Baru  Parahyangan. Sebuah pesan penting disampaikan dari tema arsitekturnya, oleh 2 kalimat syahadat yang dijadikan kekuatan bangunan Masjid ini. Bentuk susunan bata pada dinding sisi bangunan dirancang khusus berbentuk kaligrafi 3 dimensi berukuran raksasa.

Sebuah suasana yang menyejukkan dihadirkan saat memasuki bangunan dan pengunjung dapat melihat ornamen-ornamen di dalamanya. Arsitektur yang relatif sederhana, dengan ornamen yang sederhana, membuat kehadiran Masjid ini menjadi sungguh luar biasa. Interior bagian dalam masjid menggunakan lampu sejumlah 99 buah. Angka 99 ini merupakan simbol 99 nama suci Allah SWT atau Asmaul Husna. Penggunaan sejumlah 99 buah lampu ini juga menjadi simbol bermakna khusus, bagi umat Islam yang  beribadah salat dan berdoa di dalam masjid ini, Insya Allah mendapatkan berkah dan hidayah dari semua kebaikan 99 nama Allah SWT.

Disaat waktu magrib datang, cahaya-cahaya yang keluar dari dalam Masjid Al-Irsyad ini akan keluar melalui lubang-lubang dinding yang membentuk kaligrafi kalimat syahadat yang indah. Kaligrafi ini merupakan wujud dari kaligrafi cahaya yang menakjubkan.

interior masjid al-irsyad kota parahyangan
Sumber gambar: www.kaskus.co.id

Umat Islam mengenal bangunan Kabah di Mekah, sebuah bangunan yang bentuknya seperti kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Mekah, yang merupakan bangunan monumen suci bagi kaum umat Islam seluruh dunia. Kabah juga merupakan patokan arah kiblat atau arah patokan saat melaksanakan ibadah shalat.

Konsep tata letak masjid Al-Irsyad ini mendapatkan inspirasi konsep Tawaf yang mengelilingi Kabah. Karenanya lansekap dan ruang terbuka dirancang berbentuk garis-garis melingkar mengelilingi masjid. Konsep desain bangunan masjid sendiri menyimbolkan Kabah, yang merupakan bangunan paling suci bagi umat Islam. Bentuk Kabah mendekati bentuk kubus sederhana. Karenanya, bentuk masjid ini pun menghadirkan aura makna religi yang mendalam.

Desain menarik lainnya yang menarik dari bangunan Masjid ini terletak pada bentuk Mihrab di dalam bangunan. Konsep yang diangkat dalam merancang bentuk Mihrabnya sendiri merupakan  tempat menghadap Allah dengan konsep Kebesaran Alam. Mihrab ini menghadap ke area terbuka, menghadap gunung dan bukit di tatar Parahyangan. Kebesaran alam yang dilukiskan di area Mihrab ini merupakan simbol agar sebagai manusia, hendaknya dapat selalu rendah hati dengan melihat begitu megahnya kebesaran alam. Sehingga manusia juga akan dapat bersyukur dan selalu berkomunikasi dengan Tuhannya. Sedangkan pada pada bagian mimbar Khatib, ditempatkan diatas air dengan diletakkan bola berukuran besar, dengan tulisan kaligrafi Allah SWT.

Referensi sumber artikel: majalah W.A.R.T.A – Ikatan Arsitek Indonesia – Jawa Barat

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.